Tuesday, June 21, 2011

Langkah Awal Untuk mengubah Persik Menjadi Klub Profesional

Kebimbangan, itulah yg sedang d alami pengurus dan Persikmania saat ini, antara LPI n DU, tpi menurut saya pribadi wacana Persik gabung k LPI kayaknya sangat kecil, soalnya ada rencana LPI akan di lebur dgn ISL. Selain itu PERMENDAGRI thun 2011 tentang pemakaian dana APBD untuk klub yg harus d stop semakin mempersulit langkah2 klub2 sepak bola d indonesia, krna sekitar 95% klub berbandrol profesional ( ISL dan DU ) masih memakai dana APBD termasuk Persik.
trus, langkah apa yg harus d ambil Pengurus dan Persikmania??
kira2 sperti ini :
Pertama tentu saja kita sebagai Persikmania harus berkomunikasi dengan pengurus klub untuk meng audit semua aset murni yg di miliki Persik. Dari audit tersebut kita akan mengetahui berapa nilai jual saat ini.
Setelah ketemu berapa nilai Persik, selanjutnya kita komunikasikan tentang solusi antara mencari sponsor atau investasi suporter demi profesionalisme klub, tentukan siapa yg berhak atas nilai Persik tersebut saat ini.

Kedua Buat strategi, menentukan strategi ini sangat berpengaruh pada kelangsungan klub nanti, jika strategi yg d terapkan tercapai maka akan lebih mudah mencari investor untuk kelangsungan Persik, kuncinya ada pada program bisnis dan strategy yg di terapkan Persik.sebisanya di buat sebagus mungkin dan tunjukkan potensialnya, karena investor cuma mau revenue alias pendapatan keuntungan.
sperti apa strateginya :

  1. Buat langkah2 bagaimana Persik kedepanya
  2. Target apa yg harus d capai
  3. Target pendapatan dalam 1 musim
  4. Penyusunan anggaran secara jelas, dll
Tujuannya cuma 1,  menggaet sponsor dan menentukan jumlah seberapa besar investasi utk menghidupkan persik lagi. Nah dari jumlah Anggaran + Nilai aset bisa jadi acuan 100% saham Persik

Ketiga Buat aturan pembagian saham, jika ada investor yg bermiat, tinggal kita buat berapa persen saham investor ke Persik, setelah investor terkumpul kita tinggal merumuskan dan menentukan siapa yg akan memimpin persik tentunya para investorlah yg akan menentukannya.
Dari sini suporter bisa ikut ambil bagian dalam investasi klub

Yang tak kalah penting adalah kejelasan kompetisinya,
pendapat saya antara 2 kompetisi di indonesia antara ISL/DU dan LPI.
ISL/DU -----> saya rasa akan sulit cari investor jika ikut kompetisi ini, Jika tidak ada pembenahan d dalam kompetisinya. karna ISL/DU terkenal bobrok, baik itu pengaturan skor, pembagian hasil yg lebih memihak k badan liga ( 95% PSSI - 5% yayasan klub ), pembagian hak siar televisi, sponsor utama. ini yg akan membuat investor akan berfikir jika ingin berinvestasi d klub.
LPI ------> saya klo dari segi investasi akan lebih mudah jika di LPI, karena pembagian hasil sangat menguntungkan Klub. tpi masih terkendala legalitas, walaupun sudah d akui FIFA lewat KN tpi cuma smpe k pengurusan PSSI yang baru. itu yg jadi pertimbangan persik saat ini.

Beberapa hari ini muncul wacana klo akan ada penggabungan ISL dgn LPI. mungkin banya yg berfikiran ini tidak adil karna klub liga PSSI harus berjuang mulai dari kasta terbawah butuh waktu, dana n pengorbanan.
sekali lgi tahun depan sudah tdak pakai APBD, klub yg profesional akan tetap bisa bertahan tanpa APBD  dan berada di kasta teratas. klo klub ISL/DU tdak secepatnya berbenah siap2 aja d gusur LPI.
Tetapi semua ini tergantung pada keputusan kongres nanti, kita tunggu kongres. semoga ada perubahan d dalam PSSI menjadi lebih baik.

Thanks to: Ajifaruan Yamaguchi yg sudah banyak membantu dlam penulisan ini

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More